Cerita Saban, Mampu Kumpulkan Sampah Setengah Ton Hari-Hari dari Laut Bontang

Profil - Asriani
04 April 2020
Cerita Saban, Mampu Kumpulkan Sampah Setengah Ton Hari-Hari dari Laut Bontang Kondisi tempat penampungan sampah di Pelabuhan Tanjung Laut, Kelurahan Tanjung Laut Indah penuh sampah.

KLIKKALTIM.COM -- Kesadaran warga menjaga ekosistem laut masih rendah. Tumpukan sampah plastik dari laut Pelabuhan Tanjung Laut, Kelurahan Tanjung Laut Indah tetap tinggi. 

Sampah ini tak hanya berasal dari lokasi setempat. Ada juga kiriman dari wilayah lain di sekitarnya. 

Petugas pengumpul sampah di Tanjung Laut Indah, Saban (43) mendaku hari-hari bisa mengumpul sampah dari laut 500 kilogram atau setengah ton.  

Bahkan volume sampah bisa bertambah saat musim angin kencang. Sisa-sisa manusia dari wilayah lain ikut ditiup angin ke wilayahnya. 

"Yah, saya membersihkan sampah di laut, menggunakan kapal, sampah diangkut ke kapal kemudian dibawah kepenampungan," ujarnya pada KlikBontang, Sabtu (4/4/2020).

Aktivitas yang dijalani Saban sudah tiga tahun. Ia mengganti posisi mertuanya yang telah usia lanjut.

Dari kerja kerasnya ia menerima upah Rp 2 juta per bulan.

"Dulu saya hanya bantu mertua saja, metua saya sudah 10 tahun bekerja, tapi usianya sudah tua, jadi saya menggantikannya," ujar ayah enam anak itu.

Lanjut Saban, setiap hari penampungan sampah itu penuh. Kerap tidak bisa menampung sampah dari warga, ditambah lagi sampah dari laut.

"Yah, sampah yang biasa saya pungut di laut itu sampah plastik yang banyak, dan kadang juga daun bakau," ungkapnya.

Saban menambahkan, dua kali sehari dirinya turun ke laut untuk membersihkan sampah, antara pagi dan sore.

"Biasanya sehari sampah yang saya pungut di laut itu setengah ton sampai satu ton," kata Saban.

 

TINGGALKAN KOMENTAR