Pengamanan Berlapis Amankan Pilkada Bontang

Pilkada 2020 - Asriani
12 September 2020
Pengamanan Berlapis Amankan Pilkada Bontang Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni didampingi Dandim 0908 dan Kapolres Bontang saat memimpin apel persiapan pengamanan Pilkada di Makodim Bontang.

KLIKKALTIM.COM -- Potensi konflik di Pilkada sudah masuk radar petugas. Polisi pun telah menyiapkan skenario pengamanan untuk mengantisipasi kisruh apabila terjadi.

"Kita sudah punya Standar Operasi Prosedur (SOP) (pengamanan Pilkada)," ujar Kapolres Bontanh, AKBP Hanifa Martunas Siringoringo seusai menghadiri apel persiapan Pilkada di Makodim 0908 Bontang belum lama ini.

Jumlah personel yang dikerahkan sebanyak 295 petugas. Mereka akan disiagakan selama tahapan Pilkada digelar.

"Total pasukan yang dikerahkan 2/3, termasuk intelijen dan Satgas lainnya," kata Kapolres Hanifa.

Dandim 0908 Bontang, Letkol Arh Choirul Huda juga sudah siap. Peran TNI di Pilkada ini sebagai lapis kedua. Yang bakal diturunkan ketika kondisi sudah tak baik-baik saja.

Ada 200 tentara yang dikerahkan Dandim Choirul. Mereka mem-back up kinerja polisi di barisan depan.

"Kalau ada pelanggaran pidana akan diserahkan ke Polisi, kita sifatnya support," kaya Dandim Choirul.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni meyakini situasi akan tetap kondusif. Warga Bontang sudah bijak bersikap selama pesta demokrasi.

Di Pilkada 2015 kemarin, Adi Darma-Isro Umarghani melawan Neni-Basri hasilnya tetap kondusif.

"Yah kan kalau kita lihat masyarakat Bontang sudah dewasa," ungkap Neni.

Pemkot Bontang pun sudah mengalokasikan anggaran untuk pengamanan sebesar Rp 6 miliar yang meliputi Polres Bontang Rp 5,5 miliar dan Kodim 0908 Bontang, Rp 1,5 miliar. 

TINGGALKAN KOMENTAR