BKSDA Kaltim Sulit Relokasi Buaya di Lok Tuan, Warga Yakini Satwa Jelmaan Keluarga

Bontang - Yayuk
19 September 2020
BKSDA Kaltim Sulit Relokasi Buaya di Lok Tuan, Warga Yakini Satwa Jelmaan Keluarga ilustrasi

KLIKKALTIM.COM- Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Timur mengaku kesulitan merelokasi satwa buaya dari perairan Lok Tuan.

Pasalnya, masih ada keyakinan masyarakat setempat bahwa buaya merupakan penjelmaan dari anggota keluarga mereka.

"Kami sulit lakukan relokasi karena kultur masyarakat sudah mengakar tentang jelmaan buaya dari keluarga mereka," ujar Kepala BKSDA Kalimantan Timur, Sunandar saat dikonfirmasi melalui sambungan selulernya.

Mengingat sebelumnya pihak BKSDA pernah berupaya merelokasi buaya di daerah tersebut. Alih-alih didukung warga justru diintimidasi dari masyarakat.

"Tahun lalu kami sudah pernah pindahkan, tapi disuruh balikin lagi sama masyarakat setempat bahkan sampai di ancam,"ujarnya.

Ditambah lagi daerah itu merupakan habitat asli buaya tersebut hidup dan berkembang biak menjadikan relokasi sulit dilakukan

"Proses relokasi butuh waktu lama, buayanya tidak 1 atau 2 saja, apalagi disitu habitat aslinya," ungkapnya.

Untuk saat ini BKSDA akan berkoordinasi dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Pihaknya juga akan bekerjasama dengan pihak kelurahan, polisi, RT dan tokoh masyarakat untuk melarang warga mendekati lokasi tersebut.

"Sementara kami akan sosialisasi ke warga dan menghimbau untuk tidak mendekati atau berenang di daerah kawasan habitat buaya tersebut," ungkap Nandar sapaan akrabnya.

TINGGALKAN KOMENTAR