Pilkada Bontang
Siap Terima Konsekuensi, Basri Tak Khawatir Kehilangan PKB di Pilkada Bontang
Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa Kota Bontang Basri Rase/Dok Klik Kaltim
Basri menjelaskan, partai sejatinya membutuhkan figur yang kuat untuk memimpin organisasi. Dirinya menyakini banyak loyalisnya di DPC PKB yang akan mendukungnya di pemilu nanti.
"Loyalis saya di internal banyak. Mereka sudah bulat dukung saya. Cuman saya masih belum bersikap. Saya yakin mereka tetap loyal," tuturnya.
Lebih lanjut, setelah pendaftaran jalur independen rampung baru rekomendasi partai keluar. Namun, partai nanti hanya bersifat mendukung saja, bukan mengusung. "Yah sama kaya Bu Rita (Pilkada Kukar 2019-red) lalu itu," ungkap dia.
Diketahui, Basri Rase didaftarkan oleh tim pemenangnya melalui jalur independen. Dari kesepakatan tim Chusnul Dihin didaulat menjadi calon wakil wali kota.
Sementara Najirah tidak mengikuti langkahnya. Karena beralasan masih ingin maju melalui jalur Parpol di PDI Perjuangan.
Bahkan didetik-detik terakhir Basri sudah berusaha meminta sikap Najirah apakah tetap berpasangan dengannya atau tidak.
"Sampai malam kemarin sebelum ada diganti ibu Najirah dan saya berkomunikasi. Tspi karena dia tetap maju lewat Parpol saya hargai itu," pungkasnya.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: