Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi mengatakan bahwa dengan minimnya anggaran yang ada saat ini, dia tidak mungkin mengucurkan tambahan dana untuk Komisi Pemilihan Umum (KPU) Balikpapan sebagai penyelenggara pemilu.
Besaran tuntutan ini mendapat perhatian publik. Masyarakat jadi membandingkan tuntutan kasus ini dengan tuntutan kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan yang dibacakan pada minggu lalu.