SDN 005 Bontang Selatan Budayakan Sedekah Jumat, Uang Infak Dipakai Bantu Siswa Kurang Mampu
Kepala Sekolah SDN 005 Bontang Selatan, Umi Syafarotun
BONTANG - Melalui program infak, SDN 005 Bontang Selatan menanamkan siswanya melalui sedekah rutin setiap hari Jumat dengan nominal sumbangan secara sukarela.
Kepala Sekolah SDN 005 Bontang Selatan, Umi Syafarotun menuturkan, kegiatan sedekah itu sudah menjadi kebiasaan setiap pekan di lingkungan sekolah. Menurutnya, siswa dibebaskan memberi sesuai kemampuan, mulai dari Rp500 hingga nominal lainnya tanpa ada paksaan.
"Semampunya saja, mau Rp500 juga tidak masalah. Yang penting mereka belajar peduli dan berbagi,” ungkapnya.
Ia sampaikan, dana infak yang terkumpul seluruhnya dikembalikan untuk membantu siswa dan masyarakat yang membutuhkan. Bantuan diberikan kepada siswa yang sakit, kehilangan orang tua, hingga anak-anak yang perlengkapan sekolahnya sudah tidak layak.
"juga orang anak yang seragamnya sudah tidak cukup, robek, sepatunya rusak, tasnya rusak, itu kita ambilkan dari uang itu untuk dibelikan. Kadang-kadang juga ada sedekah dari gurunya," terangnya.
Umi mencontohkan, beberapa siswa mengalami pertumbuhan badan yang cepat sehingga seragam bantuan dari pemerintah tidak lagi cukup dipakai. Dalam situ seperti itu, sekolah membantu membelikan seragam baru bagi keluarga yang kurang mampu.
Bukan hanya untuk siswa, dana infak juga bisa dimanfaatkan membantu masyarakat sekitar sekolah. Kata dia, setiap bulan Ramadan, sekolah rutin menyalurkan sembako hasil kumpulan infak selama satu tahun kepada warga dan orang tua siswa yang membutuhkan.
Menariknya, siswa nonmuslim juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut dengan membantu proses pengumpulan infak. Menurutnya, hal itu menjadi bagian dari pendidikan karakter dan kepedulian sosial di sekolah.
"Jadi semuanya murni untuk anak-anak kembali dan juga orang tua siswa yang kurang mampu," jelas Umi Syafarotun.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: