•   14 May 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Pedagang Ikan Asin dan Terasi Menjerit, Omzet Turun Drastis Kerap Dagangan Tak Laku

Kaltim - Asriani
08 April 2020
 
Pedagang Ikan Asin dan Terasi Menjerit, Omzet Turun Drastis Kerap Dagangan Tak Laku Pelaku UMKM di Bontang Kuala menjerit akibat pandemi COVID-19. Pendapatan mereka merosot bahkan sering tak laku.

KLIKKALTIM.COM -- Pelaku usaha menjerit sejak pandemi COVID-19 terjadi. Omzet menurun drastis bahkan kerap tak laku.

Misalnya, pelaku Usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Bontang Kuala (BK). Pedagang ikan asin dan terasi mengeluhkan dagangannya tak laku.

"Kalau kita mengharapkan pembeli sekarang, itupun kalau ada hanya Rp 10 ribu dan kadang tidak ada pembeli sama sekali," ujarnya Lisdiana kepada KilikBontang Kamis (9/4/2020).

Lisdiana pelaku usaha yang menjual aneka ikan asin dan terasi ini mengaku bisa meraup omzet Rp 500 ribu pada hari-hari sebelumnya.

Apalagi, kalau hari libur sabtu dan minggu, pengunjung BK banyak dari kota Sanggata, Samarinda.

"Yah, biasanya kami berharap pembeli dari luar Bontang, karena hari lubur mereka berdatangan, dan pendapatanpun lumayan," ungkapnya.

Saat ini, dirinya harus tetap berjualan untuk sekadar mencari rupiah agar dapur tetap mengepul.

"Makanya saya bingung untuk kedepannya harus bagaimana, mau beli bahan pokok untuk kehidupan sehari," kata Lisdiana.

Terlebih lagi, kalau warungnya ditutup, ikan yang dijualnya akan membusuk, pasalnya ikan tersebut tidak tahan lama, tuturnya.

Ditempat yang sama, Jawariah menuturkan untuk tiga minggu terakhir jualannya hanya menghasilkan Rp 200 ribu. Bahkan, kadang tak ada pembeli sama sekali.

"Apa lagi saya punya kredit harian, kadang penagih mengeluh, karena apa yang saya mau bayarkan, beli beras saja susah," kata Jawariah.

Ia menuturkan sudah tiga minggu terakhir benar-benar ini usaha penjualan ikan keringnya drastis menurun.

"Dari pagi hingga sore hari ini, baru 20 ribu pendapatan saya," tuturnya.




TINGGALKAN KOMENTAR