•   14 August 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Mulawarman, Gang Arumbia 1, Kelurahan Bontang Baru,
Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Implementasi SIPD E-BLUD, RSUD Harapan Insan Sendawar Tiru RSUD Taman Husada Bontang 

Bontang - Redaksi
30 Juli 2026
 
Implementasi SIPD E-BLUD, RSUD Harapan Insan Sendawar Tiru RSUD Taman Husada Bontang  Manajemen RSUD Taman Husada Bontang terima kunjungan studi tiru dari RSUD Harapan Insan Sendawar, di Lantai 4, Gedung Bengkirai RSUD Bontang, Jalan Letjen S Parman, Belimbing, Bontang Barat. (Istimewa)

BONTANG – Manajemen RSUD Taman Husada Bontang menerima kunjungan studi tiru dari RSUD Harapan Insan Sendawar, di Gedung Bengkirai RSUD Bontang, Jalan Letjen S Parman, Belimbing, Bontang Barat, Rabu (29/7/2026). 

Adapun Agenda kunjungan tentang berbagi pengalaman dan praktik terbaik terkait implementasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) Elektronik Badan Layanan Umum Daerah (E-BLUD).yang telah terintegrasi dengan Aplikasi Transaksi Keuangan Pemerintah (ATKP) Bank Kaltimtara.

Kepala Bagian Hukum dan Humas RSUD Taman Husada Bontang, Romi Rizka, mengatakan kunjungan tersebut menjadi wadah pertukaran informasi dan pengetahuan mengenai pengelolaan keuangan rumah sakit berbasis digital yang saat ini terus dikembangkan untuk mendukung tata kelola yang lebih efektif, akuntabel, dan transparan.

“Kami berharap informasi yang disampaikan dapat menjadi referensi bagi rumah sakit lain dalam mengembangkan sistem pengelolaan keuangan yang lebih modern dan efisien,” kata Romi Rizka saat dikonfirmasi, Rabu (29/7).

Ia mengatakan, proses penerapan SIPD E-BLUD, mulai dari mekanisme pengelolaan administrasi keuangan hingga integrasi sistem dengan layanan perbankan melalui ATKP Bank Kaltimtara. 

Menurutnya, integrasi tersebut dinilai mampu mendukung percepatan proses transaksi serta meningkatkan akurasi dan transparansi pengelolaan keuangan rumah sakit.

Bahkan, perkembangan teknologi informasi menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas tata kelola rumah sakit. Oleh karena itu, kolaborasi dan pertukaran pengalaman antar institusi kesehatan perlu terus diperkuat agar inovasi yang telah berjalan dapat memberikan manfaat yang lebih luas.

“Transformasi digital tidak hanya mendukung efisiensi kerja, tetapi juga memperkuat akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan. Karena itu, kolaborasi seperti ini sangat penting untuk mempercepat penerapan sistem yang terintegrasi di berbagai rumah sakit daerah,” tandasnya. (Adv)






TINGGALKAN KOMENTAR