Banyak Pasien Kabur Usai Berobat, RSUD Bontang Kini Terapkan Sistem Deposit untuk Pasien Umum
Ruang Administrasi Pelayanan RSUD Taman Husada Kota Bontang (Klik Kaltim).
BONTANG – Pasien non-BPJS dan asuransi dibuat terkejut dengan sistem deposit yang diterapkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Taman Husada sejak pekan lalu.
Sejumlah pasien mempertanyakan sistem tersebut karena dinilai mendadak tanpa adanya informasi awal. Apalagi, tidak semua pasien mengetahui adanya kewajiban membayar deposit saat melakukan pendaftaran.
Nasri, salah seorang pasien, sempat meminta penjelasan kepada petugas. Bagian administrasi kemudian menerangkan alasan uang tersebut harus disetorkan terlebih dahulu.
Lebih terkejut lagi, nominal deposit sebesar Rp200 ribu dinilai cukup besar dan memberatkan. Nasri berharap nominal tersebut bisa diturunkan agar pasien tetap mudah mendapatkan pelayanan.
"Saya kaget juga. Tapi setelah mendapatkan penjelasan, ya sudah bayar saja daripada lama," terang Nasri.
Alasan Penerapan Deposit oleh Manajemen RSUD Taman Husada
Direktur RSUD Taman Husada, Suhardi, mengatakan deposit setiap pasien di loket pendaftaran sebesar Rp200 ribu sesuai hasil kesepakatan. Sistem ini mulai diterapkan sejak Selasa (18/8/2026).
Sistem tersebut diterapkan karena banyak pasien umum yang setelah mendapatkan pelayanan tidak menyelesaikan biaya administrasi.
"Jadi Rp200 ribu ini untuk pelayanan di poliklinik, di luar pemeriksaan penunjang dan obat. Nanti deposit akan dipotong berdasarkan pelayanan poliklinik yang sudah didapatkan," ucap Suhardi.
Kendati demikian, RSUD Taman Husada akan mengembalikan sisa uang deposit setelah dipotong biaya pelayanan. Sistem deposit ini hanya berlaku untuk pelayanan rawat jalan pasien umum dan tidak berlaku bagi pasien Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Disinggung soal kebocoran anggaran, Suhardi mengaku nilainya masih dalam proses penghitungan. Hanya saja, nilai pembayaran yang ditunggak pasien disebut cukup lumayan.
"Mungkin mereka lupa. Tapi ada saja yang biasanya sengaja langsung pergi tanpa membayar," tuturnya. (*)
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: