•   06 May 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Dua Rumah Janda Renta Ambruk karena Longsor di Tanjung Laut

Bontang - M Rifki
22 Januari 2022
 
Dua Rumah Janda Renta Ambruk karena Longsor di Tanjung Laut Rumah milik Kartini dan Hariah ambruk usai longsor di RT 05, Kelurahan Tanjung Laut, Kecamatan Bontang Selatan/ M Rifki - Klik Kaltim

KLIKKALTIM.COM - Dua rumah janda di RT 05, Kelurahan Tanjung Laut, Kecamatan Bontang Selatan ambruk karena longsor. 

Kejadian ini terjadi pada Jumat (21/1/2022) lalu pukul 13.30 Wita. Beruntung dari insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa. 

Salah satu pemilik rumah, Kartini Hutagalung, mengaku akibat kejadian ini, dapur dan toilet rumahnya ambruk. Longsor terjadi setelah hujan hari itu. Semula, perempuan 61 tahun ini merasakan tanah bergerak, persis di bagian dapur belakang. 

Sontak, ia berlari ke rumah tetangganya, Hariah, 68 tahun. Kartini ingin mengabarkan Hariah, agar evakuasi karena khawatir longsor. Rumah keduanya bersebelahan, posisi rumah Kartini lebih tinggi 2 meter di atas rumah Hariah.

Tak lama, pondasi rumah Kartini ambruk, bagian belakang rumahnya runtuh menimpa hunian Hariah di bawahnya.

Dinding ruang tamu seluas 4x2 meter itu ambruk terkena longsor. 

Klik Juga : Turap di Gunung Elai Ambruk, Rusak Sejak Tahun Pertama Dibangun

"Ketika ada getaran di bagian dapur. Saya langsung lari ke rumah bu Hariah untuk memberitahu dan menarik tangan cucunya yang sedang tidur," kata Kartini, saat ditemui di kediamannya di RT 05 Kelurahan Tanjung Laut, Minggu (23/1/2022).

Dikonfirmasi terpisah Ketua RT 05 Mujianti, mengatakan mengetahui kejadian itu satu jam kemudian. Tetangga, melaporkan adanya rumah yang longsor di kediaman Kartini dan Hariah. 

Keduanya itu dikatakan Mujianti sudah berumur lanjut usia dan merupakan janda. Ia berinisiatif mengerahkan warga setempat gotong royong, membersihkan material yang ambruk di rumah janda renta ini.

"Saya setelah tahu, langsung datang dan menginfokan ke pihak Kelurahan," kata Mujianti. 

Langkah yang diambil sementara, sejak kemarin masyarakat dibantu pihak BPBD dan Kelurahan gotong royong membersihkan puing-puing sisa longsor. 

Bahkan, untuk mengantisipasi adanya longsor susulan. Dirinya telah meminta Hariah untuk mengungsi sementara ke rumah singgah. 

"Sudah dua hari ini kerja bakti. Bahkan saya udah minta ibu Hariah agar mengungsi. Tetapi dia tidak mau," ujar Mujianto. 

Langkah saat ini, memberikan bantuan sembako bagi kedua korban longsor. Dan berencana mengadakan urunan ke warga membantu memperbaiki rumah tersebut. 

Sementara, Lurah Tanjung laut Mustamin, sudah mendatangi dan melihat korban longsor di wilayah kepemimpinannya. 

Rencananya, dirinya akan mengusulkan perbaikan kepada Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan. 

Bahkan, Mustamin menganggap longsor itu terjadi karena kondisi tanah dibawah bangunan yang sudah tidak kuat. Akhirnya, aliran air membuat permukaan tanah menjadi turun. 

Sembari menunggu dirinya akan membangun aliran air menggunakan pipa agar air tidak menyebar dalam tanah. 

"Kita akan lapor ke Perkim. Sementara menunggu arahan saja bagaimana solusinya. Dan pasokan makanan juga akan di suplay ke dua rumah korban tanah longsor," pungkasnya.






TINGGALKAN KOMENTAR