•   14 May 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Cara Irit Mengendarai Mobil Matik di Tengah Kenaikan Harga BBM

Bontang - Redaksi
04 September 2022
 
Cara Irit Mengendarai Mobil Matik di Tengah Kenaikan Harga BBM Mobil matic/ilustrasi

KLIKKALTIM - Naiknya harga bahan bakar minyak (BBM), tentu menimbulkan pro dan kontra. Terutama bagi pemilik kendaraan seperti mobil. Hal tersebut cukup wajar, karena pemilik mobil tentu harus merogoh kocek lebih dalam untuk membeli BBM saat ini.  

Namun selain itu, ada hal lain yang tak kalah penting untuk dipikirkan, yakni bagaimana membuat mobil bisa lebih irit untuk dikendarai. Tertutama bagi pengguna mobil matik.

Pasalnya, dibalik praktis dan nyaman salah satu stigma dari mobil matik sampai saat ini adalah bahan bakar yang sedikit lebih boros. 

Meski demikian, bila benar-benar memperhatikan beberapa hal, pengendara mobil matik sebenarnya bisa saja lebih irit dalam penggunaan bahan bakar.  Kepala Bengkel Honda Kusuma Siliwangi Semarang Teguh Dwi Harianto mengatakan, mobil matik bisa berubah jadi boros jika pemakaian asal. Menurut Teguh, setidaknya ada empat hal yang bisa dijadikan acuan agar konsumsi bahan bakar bisa irit, yakni:  Injakan Pedal Gas

Pertama, soal kebiasaan menginjak pedal gas yang terlalu dalam atau asal bejek secara mendadak yang dampaknya membuat kerja ruang bakar terpacu lebih awal.  Ritme pembakaran di ruang mesin bisa maju sebelum masuk pada timing pembakaran yang ideal. 

"Kebutuhan konsumsi bahan bakar ruang bakar meningkat. Jeda waktu pembakaran terpotong, dan dengan demikian ECU akan menyesuaikan campuran bahan bakar lebih banyak," ucap Teguh, kepada Kompas.com, belum lama ini. 

Rem Mendadak

Selain itu, kebiasan menginjak pedal rem secara mendadak juga mempengaruhi konsumsi bahan bakar mobil. Teguh menjelaskan, situasi pengereman mendadak, selain karena gaya sentrifugal pada permukaan jalan, mesin mobil juga berperan menahan beban penghentian kendaraan dalam konteks yang seketika atau mendadak. "Akselerasi dan pengereman mesin kerja keras. Bila rem mendadak, mesin bertugas membantu servo memompa aliran minyak rem ke piston empat roda," kata dia. 

Gigi N (Netral) 

Kepala Bengkel Nissan Setyabudi Semarang Andika Herda Permana menjelaskan, kebiasaan pengemudi yang tak menetralkan transmisi saat terjebak macet juga berpengaruh. Dengan membiarkan tuas transmisi matik pada posisi drive (D), maka membuat girboks tetap menahan beban mobil. "Pada kemacetan gigi transmisi di pindahkan ke netral (N). Lalu, pindah kembali ke posisi D saat bergerak maju," kata Dika. 

Sektor girboks transmisi matik yang bekerja menahan laju mobil membuat tenaga terbuang tanpa menghasilkan torsi.  "Girboks dan transmisi yang terputus, mesin terbebani menahan beban keseluruhan mobil. Biasanya dibagi rata, ini cuma berhenti pada girboks," ujarnya. 

Engine Brake

Salah satu hal yang bisa diperhatikan agar konsumsi bahan bakar mobil bisa terjaga, yakni penggunaan engine brake. Dengan teknik yang satu ini, kerja rem akan bisa berkuran karena deselerasi akan dibantu dengan putaran mesin mobil.  Caranya, cukup melepas injakan gas kemudian diikuti mengoper posisi transmisi, dari gigi atas ke yang lebih rendah.  

 




BERITA TERKAIT


TINGGALKAN KOMENTAR