Hanya Satu TK Lolos Bantuan Revitalisasi Pusat, Disdikbud Bontang Minta Sekolah Lain Perbaharui Dapodik
Sekretaris Disdikbud Bontang, Saparudin (tengah)
BONTANG - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang, meminta seluruh satuan pendidikan lebih serius memperbarui data pokok pendidikan (dapodik).
Pasanlya, dari ratusan Taman Kanak-kanak (TK) yang masus sasaran peogram revitalisasi pusat, hanya satu lembaga di Kota Bontang yang lolos menerima bantuan tersebut.
Sekretaris Disdikbud Kota Bontang, Saparudin mengatakan, total 147 TK yang masuk dalam pencocokan data revitalisasi dari pusat. Kelolosan lembaga sangat bergantung pada kesesuaian data yang tercantum di Dapodik.
"Apabila Dapodiknya memungkinkan maka dia dapat. Makanya diwanti-wanti perbaiki Dapodiknya, harus update data, jangan data tahun lalu masih dimasukkan,” ungkapnya.
Kata dia, dari proses seleksi tersebut, sebanyak empat TK yang berhasil lolos tahap verifikasi administrasi. Selanjutnya, empat perwakilan lembaga ini mengikuti bimbingan teknis dan wawancara secara daring melalui Zoom bersama tim pusat.
Hasil akhirnya, hanya satu yang dinyatakan lolos menerima dana revitalisasi dari pemerintah pusat, yaitu TK Aba 7, Kelurahan Berbas Tengah.
"Akhirnya lahir yang cuma satu yang dapat dana revitalisasi dari pusat yakni TK ABA 7," terangnya.
Saparudin jelaskan, salah satu kendala terbesar banyak lembaga gugur ialah persoalan legalitas lahan. Sekolah yang masih menempati lahan sewa, tidak lolos tahap verifikasi bantuan revitalisasi.
Selain itu, lanjutnya, pengisian kuesioner juga menjadi penentu penilaian. Data kondisi ruang kelas harus diisi rinci, mulai dari jumlah ruangan hingga tingkat kerusakan bangunan.
“Kalau diisi kosong berarti dianggap tidak ada yang perlu direvitalisasi,” jelas Saparudin.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: