•   18 May 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Tampil Memukau di Debat Perdana Pilkada Bontang, Simak 4 Program Unggulan Sutomo - Nasrullah

Politik - M Rifki
16 November 2024
 
Tampil Memukau di Debat Perdana Pilkada Bontang, Simak 4 Program Unggulan Sutomo - Nasrullah -


Pemberdayaan UMKM untuk Mengurangi Kemiskinan

Selain itu, Paslon Sutomo-Nasrullah juga memiliki program perhatian khusus bagi pelaku UMKM. Dengan memberikan bantuan modal serta pendampingan kgusus untuk mengelola usaha.

Para pelaku usaha yang dibina nantinya akan dipantau perkembangannya. Artinya program yang dijalankan sudah berdasarkan basis struktur yang jelas. Bukan hanya program simbolik semata.

Program itu bisa berjalan saat pemimpin mengetahui tata cara pengelolaan kebijakan dan manajerial pemerintahan yang baik.

Pasangan calon nomor urut 2 Sutomo Jabir dan Nasrullah menyebut program tersebut diklaim bisa menurunkan angka kemiskinan. Karena dia mencatat setidaknya angka kemiskinan dalam 10 tahun hanya kurang dari 1 persen.

Sutomo mengatakan sejak 2014 lalu angka kemiskinan berada 5,10 persen. Sedangkan di akhir tahun 2023 kemiskinan 4,11 persen.

"Yang jelas kebijakan kami ke depan memperkuat segmen pelaku ekonomi menengah ke bawah. Serta memberikan akses permodalan dan pendampingan," sambungnya.

Program Sektor Pendidikan

Pasangan ini berencana apabila terpilih akan memberi tiap pelajar sebanyak Rp 5 juta. Dengan asumsi 12 ribu orang, maka APBD Bontang akan dibelanjakan Rp 60 miliar untuk membiayai program ini.

"Anggaran pendidikan kan Rp 600 miliar. Angka fantastis itu harus digunakan maksimal. Kita akan berbuat adil-adilnya, tidak boleh ada anak usia sekolah tidak sekolah," ucap Sutomo.

Di samping program itu, Sutomo dan Nasrul juga menawarkan untuk pemberian fasilitas berupa perlengkapan sekolah kepada seluruh pelajar.

 Program Penanganan Stunting

Stunting di Bontang masih menjadi tugas yang berat. Untuk menuntaskannya perlu ada komitmen yang baik daei pemerintah. Ini yang masih menjadi tantangan besar di Bontang.

Saat terpilih, Sutomo-Nasrullah menawarkan kebijakan  dengan target eliminasi stunting melalui berbagai langkah yang komprehensif dan berkelanjutan.

Sutomo Jabir menjelaskan, bahwa salah satu fokus utama adalah penguatan edukasi tentang pola hidup sehat di kalangan masyarakat.

Langkah preventif ini menurutnya dapat dilakukan melalui optimalisasi Posyandu, yang diharapkan menjadi pusat penanggulangan masalah kesehatan, termasuk stunting.

“Ke depan, kita akan memperkuat Posyandu dan mengangkat kader-kader berkualitas yang perannya sangat penting,” katanya.






TINGGALKAN KOMENTAR