•   17 May 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Pilkada Bontang

Najirah Merasa Ditinggal Basri, Pisah Jalan karena Jalur Independen 

Politik - Redaksi
10 Mei 2024
 
Najirah Merasa Ditinggal Basri, Pisah Jalan karena Jalur Independen  Kandidat nomor urut 1 Basri Rase-Najirah Adi Darma mengabadikan momen seusai menyerahkan dokumen pendaftaran ke KPU Bontang/Dok Klik Kaltim 2020.

Najirah mengaku tak ingin berpisah dengan Basri di Pilkada ini. Namun, keduanya harus berpisah karena keadaan. "Bukan keinginan kami untuk pisah," ungkapnya. 

Baca Juga : Dukungan PDI-P untuk Najirah Makin Kuat, Diminta Susun Visi dan Misi

Ferza menambahkan, koalisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan PDI-Perjuangan sejatinya telah disepakati untuk kembali mengusung Basri - Najirah di Pilkada. Pun Ketua DPD PDI-P Syafruddin telah merestui Najirah untuk kembali berpasangan dengan Basri. 

Ia bercerita, sebagai kader PDI-P Najirah tak bisa sembarang mengambil sikap politik. Infrastruktur partai yang besar, pasti memiliki strategi dalam mengambil keputusan. Alih-alih berembuk, Najirah mengaku hanya diberi waktu 8 jam untuk memutuskan beriringan dengan Basri di Pilkada, atau memilih jalan lain. 

"Saya minta tambahan waktu, hingga pagi ini. Tapi tetap tidak bisa," ungkapnya. 

Ferza menilai, keputusan singkat tersebut seolah-olah mengaburkan hubungan harmoni yang dirajut sejak 2019 lalu. Berjuang di Pilkada 2019 hingga menang, namun kenyataan pahit harus pisah jalan karena pilihan jalur independen. "Sangat saya sayangkan, kenapa terkesan terburu-buru. Padahal kami tetap ingin berpasangan," pungkasnya. 

Klik Kaltim coba menghubungi Basri Rase melalui nomor ponselnya. Pesan singkat yang kami kirimkan tak dibaca, begitupun dengan panggilan ke ponselnya. 






TINGGALKAN KOMENTAR