•   18 May 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Laris Manis Jualan Program RT; 4 Kandidat Berlomba Pikat Pemilih di Pilkada Bontang 

Politik - Redaksi
27 Oktober 2024
 
Laris Manis Jualan Program RT; 4 Kandidat Berlomba Pikat Pemilih di Pilkada Bontang  Para kontestan Pilkada Bontang saat pencabutan nomor urut di KPU beberapa waktu lalu/Dok

 

Calon Najirah dan Muhammad Aswar

Pasangan nomor urut 3 Najirah dan Muhammad Aswar menawarkan program Juara RT apabila terpilih sebagai kepala daerah di Pilkada Bontang. 

Di dalam program itu Najirah-Aswar menyiapkan dana sebesar Rp 100-350 juta tiap RT. Dana itu untuk kebutuhan RT yang dihimpun dari proses rembuk warga

"Termasuk di dalamnya pembangunan infrastruktur Lingkungan serta peningkatan gaji perangkat RT," ucap Najirah. 

Di samping itu akan ada penyediaan motor 3 roda tiap RT yang difungsikan angkutan sampah. Untuk membiayai operator sampah ini akan dibiayai dari dana stimulan RT dengan estimasi pembiayaan untuk program ini sebesar Rp 14 miliar lebih. “Nanti akan disinkronkan dengan Tempat Pembuangan Sampah di kecamatan masing-masing 2 titik,” ungkapnya. 

Neni Moerniaeni dan Agus Haris

Pasangan calon Neni-Agus ini memiliki tagline Berbenah. Mereka akan membenahi kesejahteraan pembangunan dilingkup RT. Bahkan, pasangan ini berinovasi melalui program pembangunan kota berbasis dari RT.

Neni menambahkan program yang dia akan realisasikan jika diberi amanah jadi Wali Kota Bontang, akan menyalurkan uang ratusan juta rupiah untuk setiap RT.

Uang ratusan juta itu tidak hanya untuk Urban Farming atau strategi pemanfaatan lahan perkotaan, tetapi juga membenahi infrastruktur jalan, sektor ekonomi, sosial, serta kebutuhan dalam kegiatan-kegiatan lainnya seperti lingkungan.

“Makanya kita ada program Rp200 juta sampai Rp300 juta per-RT. Itu tidak hanya untuk Urban Farming, tapi bisa semuanya. Termasuk infrastruktur, sosial, ekonomi dan lingkungan,” terangnya.

Lebih jauh menyangkut masalah lingkungan, Neni berharap tidak lagi ada pemandangan yang tidak elok seperti sampah berserakan di pinggiran jalan dan rumah-rumah warga.

Apalagi sampah plastik tampak tergenang di bawah kolong rumah warga yang hidup di wilayah pesisir.

“Itu seharusnya tidak boleh terjadi. Karena jelek sekali potretnya,” kata Neni.

Neni mengaku setidaknya ada 8 program khusus disiapkan untuk RT. Diantaranya mulai dari pembangunan dan pemberdayaan. 

Pertama menjanjikan setiap RT mendapat program pembangunan Rp 200-300 juta. Kemudian untuk Ketua RT insentif naik Rp 2,25 juta. Sekretaris dan bendahara RT mendapat Rp1,25 juta Insentif. 

Terpenting ialah, Neni-Agus akan membuat Badan usaha milik RT dan warga. Tujuannya agar para warga bisa mandiri secara ekonomi. Bahkan juga bisa menambah potensi PAD Kota Bontang. 

"Ada juga Bantuan Dasa Wisma dan kelompok pengajian, serta Pembinaan dan bantuan ekonomi produktif di tingkat RT. Terakhir ialah Bantuan operasional di tingkat RT," ucap Neni.






TINGGALKAN KOMENTAR