•   17 May 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Fakta Dibalik Serangan Buaya Santan; Warga Nyebur ke Sungai Evakuasi Mayat Korban, Tragedi 10 Tahun Berulang

Kutai Kartanegara - M Rifki
10 Juli 2025
 
Fakta Dibalik Serangan Buaya Santan; Warga Nyebur ke Sungai Evakuasi Mayat Korban, Tragedi 10 Tahun Berulang Korban serangan buaya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.

Muslimin memberanikan diri mencebur ke sungai ketika jenazah sang bocah muncul di permukaan. Tanpa peralatan apapun, dengan modal nekat Muslimin menarik mayat bocah sebelum buaya kembali membawa lari. 

Di tengah gulita, Muslimin menarik mayat korban dari dalam air. Setelah diamankan, jenazah mengalami luka gigitan di kaki dan paha. "Turun saja langsung mana kondisi gelap kan. Tapi jasad berhasil dievakuasi," ujar Muslimin. 

Tragedi 10 Tahun Kembali Terulang

Kepala Desa Santan Ulu Heri Budianto mengatakan, serangan satwa buaya terhadap manusia terakhir kali terjadi 1 dekade silam. Kala itu, di tahun 2015 serangan buaya juga menyerang warga. 

"Kami semua kaget. Karena kejadian ini kembali muncul setelah 10 tahun tragedi penyerangan buaya," ucap Heri. 

Minta Pemkab Segera Evakuasi Buaya Penyerang Manusia

Warga meminta Pemkab Kukar mengevakuasi buaya yang rentan berkonflik dengan manusia kejadian ini diharapkan tidak kembali terjadi. 

Warga pun dilarang untuk memancing di tepi sungai. Karena khawatir akan muncul korban lainnya dan meregang nyawa. 

"Sudah ada himbauan larangan memancing. Kami tidak mau hal ini kembali terulang. Keluarga meninggal pun terpukul dan mengikhlaskan kepergian Akbar," pungkasnya. (*)






TINGGALKAN KOMENTAR