Arkeolog Temukan Artefak Berusia Ribuan Tahun di Penajam
Ilustrasi
KLIKKALTIM.com -- Tim Penelitian Arkeologi Nasional (Arkenas) menemukan berbagai peninggalan di situs Gua Pangeran yang terletak tak jauh dari Ibu Kota Negara (IKN) di Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
“Kami temukan berbagai peralatan dari batu, tulang, dan kerang,” kata Ketua Tim Arkenas Prof Harry Truman Simanjuntak di Balikpapan, Senin (31/5/2021) dikutip dari okezone.com.
Adapun peralatan tersebut di antaranya tulang yang dibentuk seperti spatula. Para peneliti itu menemukannya setelah melakukan eskavasi atau penggalian secara cermat sejumlah bagian di Gua Pangeran.
Salah seorang peneliti, Prof Simanjuntak menambahkan temuan ini menunjukkan kemungkinan peradaban manusia sudah ada di kawasan ujung barat laut Teluk Balikpapan tersebut.
Dari peralatan yang ditemukan dan lokasi ditemukannya, yaitu di gua karst, diperkirakan berasal dari Zaman Batu atau masa praaksara (sebelum ada huruf dan tulisan, atau kira-kira 10 ribu tahun yang lalu. Di masa itu manusia masih mengumpulkan makanan dari alam dan masih tinggal di gua-gua.
Baca juga: Pemerintah Kirim RUU Ibu Kota Negara ke DPR Setelah Reses
Ia menambahkan, temuan di Gua Pangeran sangat lengkap seperti peralatan dari batu, hingga ada yang dari tulang. Alat-alat itu tampak dibuat rapi.
Selain itu, tim juga menemukan tulang manusia, yaitu tulang lengan. Ada juga ditemukan sisa-sisa pembakaran atau semacam perapian, yang diduga untuk berdiang ataupun memasak makanan.
“Alat-alat batu yang mereka ambil, kemungkinan besar batunya didapat dari sungai, dibawa ke gua, dikerjakan dijadikan alat,” paparnya.
Sejauh ini, temuan serupa juga didapat di gua-gua di kawasan karst Pegunungan Meratus, Kalimantan Selatan. Juga terkenal cap-cap tangan merah di dinding gua-gua karst di Sangkulirang, Kabupaten Berau.
Atas temuan-temuan ini, Prof Simanjuntak menegaskan, pihaknya masih terus melakukan penggalian sambil mengumpulkan data-data lainnya. Ia berharap menemukan lebih banyak lagi artefak sehingga dapat memberikan gambaran lebih jelas mengenai perikehidupan di masa itu.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: