•   05 May 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

3 Program Prioritas Basri-Najirah, Penanggulangan Banjir hingga Pemulihan Ekonomi

Kaltim -
26 April 2021
 
3 Program Prioritas Basri-Najirah, Penanggulangan Banjir hingga Pemulihan Ekonomi Wali Kota Bontang Basri Rase saat menyampaikan pidato tentang visi misi program prioritas pembangunan di awal masa jabatannya, di Gedung DPRD Kota Bontang, Selasa (27/4/21). (Yayuk Sugiarseh/Klikkaltim.com)

KLIKKALTIM.COM - Basri Rase dan Najirah resmi menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang, Senin (26/4/21) kemarin. Berbagai prioritas program kerja telah disiapkan untuk periode awal masa jabatan mereka.

Basri menyampaikan, program prioritas di awal masa jabatannya adalah pengentasan Covid-19, pemulihan ekonomi masyarakat, serta penanggulangan banjir.

"Tiga prioritas program kebijakan ini akan kami kerjakan di tahun 2021, tentunya program kerja ini untuk kesejahteraan masyarakat," ujarnya dalam pidato Wali Kota Bontang Tahun 2021-2024,  Selasa (27/4/21).

Menurut Basri, pandemi Covid-19 berpengaruh secara signifikan terhadap aspek kehidupan masyarakat. Mulai dari sektor ekonomi hingga sosial. Sehingga perlu penanganan yang tepat dan kerja sama seluruh stakeholder guna memulihkan ekonomi Kota Bontang akibat pandemi Covid.

Tercatat, tingkat pertumbuhan ekonomi mengalami penurunan dari 6,64 persen pada tahun 2019, menjadi 2,38 persen pada Tahun 2020. Akibatnya, angka kemiskinan dan pengangguran turut meningkat.

“Kondisi ini tentu menjadi tugas pertama yang harus segera kami prioritaskan untuk diintervensi melalui kebijakan yang tepat,” bebernya.

Basri menegaskan, program pengentasan Covid-19 dan pemulihan ekonomi masyarakat akan dilakukan dengan kebijakan refocussing anggaran tahun 2021. Sementara program penanggulangan banjir menggunakan dana sebesar 10 %  dari APBD. Besaran alokasi tersebut sesuai dengan hasil rekomendasi dari Pansus Banjir di DPRD.

“Kebijakan pemulihan ekonomi ini harus dirumuskan secara tepat, agar intervensi yang dilakukan melalui program dan kegiatan pembangunan tepat menyasar pada permasalahan mendasar yang dibutuhkan masyarakat,” timpalnya.

Basri menambahkan, program tersebut merupakan sasaran prioritas yang akan direalisasikan pada tahun 2021, dan secara keseluruhan telah menjadi bagian dari kerangka pembangunan periode 2021-2024, yang akan dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sesuai dengan visi misi dalam mewujudkan pembangunan Bontang ke depan.

"Kami berharap segala program yang telah kita canangkan dapat dilakukan dengan saling bersinergi membangun Bontang yang kita cintai," tutupnya.




TINGGALKAN KOMENTAR