Tarif Masuk BK Direvisi; Bukan Per Orang Tapi Tiap Motor Rp 5 Ribu, Warlok Minta Diberdayakan
Rapat Koordinasi antara Pemkot Bontang dan masyarakat Bontang Kuala terkait retribusi uang masuk pada Senin (18/5/2026) (Klik Kaltim).
BONTANG- Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispora-Ekraf) melakukan sosialisasi ke warga Kelurahan Bontang Kuala terkait rencana penarikan retribusi uang masuk ke kampung wisata.
Kepala Bidang Pariwisata Dispora-Ekraf Muhammad Ihsan mengatakan, setelah melakukan diskusi pemerintah akhirnya disepakati untuk revisi penarikan retribusi yang Rp5 ribu per orang diganti dengan Rp5 ribu per motor.
Sementara untuk Becak Motor akan ditarik Rp10 ribu. Kemudian lokasi akan di pusatkan di pelataran Bontang Kuala.
"Jadi nanti akan kita central-kan ke Pelataran. Per motor Rp5 ribu. Untuk Bentor Rp 10 ribu," ucap Muhammad Ihsan.
Rapat ini juga dihadiri perwakilan masyarakat. Baik dari lembaga adat, karang taruna, dan perwakilan pedagang pelataran. Agar penarikan retribusi ini bisa menguntingkan pemerintah dalam mengelola pendapatan.
"Kalau sudah sepakat segera akan kami lakukan kembali penarikannya," sambungnya.
Di kesempatan yang sama Ketua Lembaga Adat Bontang Kuala Jafar mengaku mendukung rencana penarikan retribusi. Hanya saja beberapa masukan warga bisa diakomodir.
Misalnya pekerjakan warga Bontang Kuala. Agar memudahkan Dispora-Ekraf dalam menarik retribusi. Terlebih juga memberdayakan masyarakat lokal.
"Kami mendukung. Warga Bontang Kuala diberdayakan lah. Ini masukan positif kok," ucap Jafar.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: