•   05 May 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Siap-Siap! Maret Vaksinasi Tahap II di Bontang, Giliran Lansia hingga Tukang Ojek

Bontang -
17 Februari 2021
 
Siap-Siap! Maret Vaksinasi Tahap II di Bontang, Giliran Lansia hingga Tukang Ojek Juru Bicara Tim Satgas Covid-19 Kota Bontang Adi Permana menunjukkab vaksin sinovac, Senin 25 Januari 2021 lalu. (dok)

KLIKKALTIM.COM - Pemerintah Kota Bontang saat ini tengah mempersiapkan vaksinasi Covid-19 tahap kedua yang bakal dilaksanakan awal Maret 2021 mendatang. Jubir Satgas Covid-19 Adi Permana mengatakan, tak hanya petugas pelayanan publik, pedagang, dan tukang ojek saja. Prioritas vaksinasi juga akan menyasar warga berusia 60 tahun ke atas atau lanjut usia (lansia).

"Jadi kita mendahulukan lansia dulu, habis itu baru pelayanan publik, ujar Adi saat ditemui di Kantor PSC Bontang, Selasa (18/2/21).

Ditanya soal jumlah, Adi menyebutkan belum mengetahui berapa sasaran vaksinasi yang akan diterima, lantaran sasaran vaksinasi dialokasikan langsung oleh Provinsi Kaltim.

"Belum tahu untuk Bontang berapa sasarannya, karena dari provinsi yang membagi ke 10 kabupaten/kota. Kalau untuk Kaltim itu sasarannya sekitar 500 ribu vaksin. Itu baru sasarannya, kalau dapatnya pasti tidak sampai segitu dapatnya nanti," ungkapnya.

Adapun data penerima vaksin di Bontang, dijelaskan Adi, langsung dari tim pemerintah pusat.

“Data penerima vaksin itu sekarang sistemnya top down. Langsung dari pusat. Jadi, nama, NIK, alamat dan nomor telepon dikirim dari pusat. Ini nama-nama orangnya, misalnya 10 ribu. Ya, itu yang akan mendapatkan vaksin,” bebernya

Awalnya pendataan penerima vaksin dilakukan secara manual, namun data yang dikirim ke pemerintah pusat ternyata tidak terpakai. Dari data PSC Kota Bontang sendiri sudah terdata sekira 13 ribu orang.

Ditambahkan teknis pelaksanaan vaksinasi nantinya akan disesuaikan dengan keadaan dilapangan, mengingat masih banyak masyarakat yang enggan untuk divaksin.

“Kita menyesuaikan karena belum tentu semua nama yang mendapatkan vaksin itu hadir. kalau tidak hadir ya akan kami datangi, teknisnya akan kita modifikasi," tutupnya.




TINGGALKAN KOMENTAR