Salam Sarankan Pemkot Kaji Ulang Izin PTM Pelajar SD dan TK
Anggota Komisi II DPRD Bontang Nursalam.
KLIKKALTIM.com -- Anggota Komisi II DPRD Bontang, Nursalam meminta pemkot mempertimbangkan kembali izin belajar tatap muka tingkat SD dan TK.
"Menurut saya anak SD, TK apalagi perlu dipertimbngkan kembali," ungkapnya dalam instruksi rapat Paripurna di Sekretariat Dewan, Selasa (15/9/2201).
Terlebih kata dia, Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor telah menyapaikan bahwa saat ini ada varian baru virus Covid-19, yakni varian MU. Di mana varian ini, lebih rentan penularannya terhadap anak-anak.
Sementara, ada beberapa pelajar tingkat SD proses belajar mengajar bertemu langsung di sekolah.
"Anak SD disuruh masuk ya kejar-kejaran, peluk-pelukan tidak bisa itu," ujarnya.
Kata partai Politisi Golongan Karya itu, memang di atas kertas protokol kesehatan diperketat. Namun tak dipungkiri di lapangan parakteknya anak-anak tak bisa dihalangi.
Menurutnya, apabila tingkat SMP bisa saja diizinkan PTM. Karena pelajar SMP dinilai bisa menjaga diri dan paham dengan prokes.
Sehingga untuk tingkat SD dan TK perlu ditinjau kembali perihal PTM, seperti yang disampaikan Gubernur Kaltim.
Menyikapi hal itu, Wali Kota Bontang, Basri Rase menyatakan, pihaknya telah menyampaikan agar tetap berhati-hati memberikan izin dalam pelaksanaan belajar tatap muka.
Sebab, tak semua guru telah divaksinasi Covid-19. Termasuk pelajar belum sepenuhnya sudah melakukan vaksin Covid-19.
"Tidak semua anak-anak kita ini yang siswanya sudah divaksin apalagi TK dan SD," terangnya.
Pun pelajar tingkat SMP dan SMA/SMK baru beberapa yang tervaksin dosis pertama.
Artinya herd immunity atau kekebalan kelimpok belum sepenuhnya terbentuk.
"Saya mengharapkan protokol yang ketat supaya tidak ada terpapar," jelasnya.
Dirinya tak memungkiri, pelajar maupun guru rindu proses belajar bertemu langsung di sekolah. Namun virus masih ada disekitar. Sehingga perlu kehati-hatian dalam beraktivitas secara langsung di sekolah.
"Ini tentu jadi perhatian bagi kami pelaksanaan masalah PTM ini," tutupnya.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: