•   10 June 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Operasi Timbang Serentak Dimulai, 9.850 Bayi dan Balita di Bontang Ditargetkan Jalani Pengukuran Ulang

Bontang - Redaksi
09 Juni 2026
 
Operasi Timbang Serentak Dimulai, 9.850 Bayi dan Balita di Bontang Ditargetkan Jalani Pengukuran Ulang Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni memantau pelaksanaan operasi timbang serentak di Bontang.

BONTANG – Pemerintah Kota Bontang mulai melaksanakan operasi timbang serentak bagi bayi dan balita sejak Selasa (9/6/2026). Program ini menjadi bagian dari upaya memperbarui data tumbuh kembang anak sekaligus memetakan kondisi stunting di seluruh wilayah kota.

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni bersama Wakil Wali Kota Agus Haris turun langsung memantau pelaksanaan kegiatan tersebut. Dalam agenda pembukaan, Neni meminta seluruh lurah memahami kondisi stunting di wilayah masing-masing sebelum proses penimbangan dilakukan.

Sebanyak 9.850 bayi dan balita yang tersebar di 15 kelurahan menjadi sasaran operasi timbang kali ini. Untuk mencapai target tersebut, Pemkot Bontang mengerahkan kader posyandu selama lima hari guna memastikan seluruh anak terdata dan menjalani pengukuran.

“Ini tugas besar kita bersama. Kelurahan yang angka stuntingnya tinggi harus segera melakukan intervensi. Target kita capaian penimbangan 100 persen,” kata Neni.

Data sementara Pemkot Bontang menunjukkan terdapat 1.489 anak yang masuk kategori stunting dengan prevalensi sekitar 17 persen.

Kelurahan Loktuan menjadi wilayah dengan jumlah kasus tertinggi, yakni 190 balita. Disusul Kelurahan Tanjung Laut sebanyak 147 balita dan Tanjung Laut Indah sebanyak 146 balita.

Selanjutnya, Kelurahan Bontang Lestari mencatat 124 balita stunting, Berebas Tengah 117 balita, Api-Api 112 balita, serta Gunung Elai sebanyak 107 balita.

Sementara itu, Gunung Telihan memiliki 99 balita stunting, Belimbing 93 balita, Guntung 83 balita, dan Berbas Pantai sebanyak 80 balita.

Adapun wilayah lainnya yakni Bontang Baru tercatat 74 balita stunting, Satimpo 51 balita, Bontang Kuala 45 balita, dan Kanaan menjadi wilayah dengan jumlah terendah, yakni 21 balita.

Melalui operasi timbang serentak ini, pemerintah berharap memperoleh data terbaru yang lebih akurat sehingga program intervensi gizi, kesehatan, dan pendampingan keluarga dapat dilakukan secara tepat sasaran.






TINGGALKAN KOMENTAR