Imbas Pandemi Covid, PMI Bontang Krisis Cadangan Darah
Ilustrasi stok darah/int
KLIKKALTIM.COM -- Palang Merah Indonesia Bontang saat ini krisis cadangan darah. Stok darah yang tersedia minus.
Bahkan, beberapa kali petugas harus mencari relawan darurat akibat kelangkaan stok darah di PMI Bontang.
Dari data PMI Bontang tren penurunan stok darah sejak Februari lalu dan berlanjut hingga Juli.
Pada Januari jumlah kantong darah yang disalurkan sebanyak 491 kantong. Namun, pada Juli tercatat hanya 295 kantong saja.
“Tiap bulan menurun terus dari bulan Februari sampai sekarang,” tutur Staf Humas PMI Bontang, Ashar saat ditemui di kantornya, Rabu (2/9/2020).
Ashar menjelaskan, tren penurunan ini terus berlanjut sampai saat ini. Per Selasa (1/9) kemarin stok darah hanya tersisa 18 kantong saja.
Pun golongan darah A tidak memiliki stok darah sama sekali.“Kami lebih kerja keras lagi dari hari biasanya dan harus dihubungi dahulu untuk datang ke PMI,” ujarnya.
Dalam kondisi darurat PMI Bontang memiliki pendonor aktif. Namun, tetap perlu mengoptimalkan stok darah dari berbagai pihak.
PMI pun intens mengajak warga untuk aktif berkontribusi dalam pemenuhan stom darah.
"Tidak perlu takut tertular atau terinfeksi virus, karena tidak ada penularan covid melalui sel darah. Kami pun menjaga protokol kesehatan di ruang donor serta rutin melakukan penyemprotan disinfektan," pungkasnya.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: