Dana Terbatas, Dinkes Bontang Tak Sanggup Gelar Rapid Antigen Massal
Kepala Dinkes Bontang Bahauddin.
KLIKKALTIM.COM - Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang mengaku masih kekurangan alat dan tenaga kesehatan untuk melaksanakan tes rapid antigen massal.
Kepala Dinkes Bontang Bahauddin mengaku pihaknya saat ini belum dapat berbuat banyak terkait usulan tersebut.
"Kami apresiasi usulan tersebut, tentunya harus ada persiapan yang matang," ujarnya kepada Klikkaltim.com. Selasa (2/2/21).
Adapun upaya yang dilakukan saat ini masih terfokus pada tracing terhadap orang yang memiliki kontak dengan pasien positif.
"Kita masih fokus untuk melakukan tracing, karena saat ini, itu yang lebih urgent ditangani," bebernya
Namun menurutnya, tidak menutup kemungkinan rapid tes massal akan dilakukan.
"Kita lihat nanti perkembangannya seperti apa, kita juga enggak bisa tangani semua sekaligus apalagi semuanya minim, harus ada mapping," ungkapnya.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: