Cegah Penyebaran Covid-19, Kemenag Bontang Intruksikan Salat Idul Fitri Dilaksanakan di Rumah
Ilustrasi Salat Idul Fitri di Bontang
KLIKKALTIM.COM--Pandemi Corona di Bontang memaksa perayaan hari besar keagamaan dilakukan dirumah.
Seperti umat Kristiani yang merayakan Paskah di rumah pada April lalu.
Sama seperti umat Buddha, tahun ini merayakan Hari Waisak yang jatuh pada Kamis (8/5) lalu menggunakan media sosial sebagai sarana karena adanya anjuran untuk tidak merayakan hari besar keagamaan di rumah ibadah.
Kepala Kementrian Agama Kota Bontang Muhammad Isnaini menuturkan selain kedua hari raya tersebut, Idul Fitri yang jatuh pada 24-25 Mei 2020 juga diintrusikan untuk dilakukan di rumah saja.
Intruksi tersebut berdasarkan surat keputusan bersama tentang penyelenggaraan shalat berjamaah dan kegiatan hari besar Islam di Mesjid dan Mushollah.
Keputusan bersama tersebut disepakati Kementrian Agama Bontang bersama, Pemerintah Kota Bontang, Polres Bontang, Kodim 0809, Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah Bontang.
Dalam poin ketiga surat tersebut disebutkan bahwa, tidak melaksanakan shalat lima waktu, ibadah Ramadhan seperti tarwih, serta tidak melaksanakan kegiatan keagamaan atau perayaan hari besar Islam speerti Tabligh Akbar, Majelis Taklim, bazar ramadhan, dan kegiatan lainnya yang mengumpulkan orang banyak di Mesjid atau Musholla.
"Demi mencegah Covid-19, kami juga intruksikan untuk tidak Sholat Idul Fitri di Mesjid, Musholla ataupun di lapangan tahun ini," ujar M Isnaini, Jumat (08/05/2020) siang.
Lebih lanjut dia berpesan kepada warga Bontang untuk tetap meningkatkan keimanan dibulan puasa. Masyarakat diminta bersabar dengan adanya pandemi ini apalagi ditengah bulan Ramadhan.
"Kami minta untuk bersabar, ini cobaan. Jika kita patuhi semua aturan dari pemerintah Insya Allah wabah ini akan berakhir
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: