AH Sebut Langkah Wali Kota Cabut 'Surat Sakti' Keputusan Tepat
Wakil Ketua DPRD Bontang Agus Haris .
KLIKKALTIM.COM - Wakil Ketua DPRD Bontang Agus Haris menilai pencabuta 'surat sakti' oleh Wali Kota Basri Rase keputusan yang tepat.
Pasalnya, sejumlah kelompok masyarakat mengkritik kebijakan yang dikeluarkan oleh orang nomor satu Kota Bontang tersebut dalam sepekan terakhir.
"Saya kira itu sudah jelas langkah Pemkot Bontang untuk mencabut sudah benar. Karena surat itu menimbulkan kegaduhan," kata Agus Haris, Jumat (20/5/2022).
Selanjutnya, tinggal menunggu penjelasan resmi Wali Kota Bontang untuk menjelaskan kepada publik terkait kepentingan apa yang dicari.
Karena tentu menimbulkan pertanyaan besar, jangan sampai tudingan-tudingan muncul dan mengganggu kondusifitas Kota Bontang.
"Kebijakan kemarin tentu mengganggu jalannya roda pemerintahan," sambungnya.
Perihal apakah DPRD Bontang akan tetap memanggil Wali Kota Bontang, AH masih akan menunggu pada usulan dari setiap Fraksi. Hal ini perlu dilakukan agar tidak ada kebijakan yang menyimpang dari aturan.
"Kita harapkan pemerintah ke depan lebih berhati-hati. Kritik yang dilayangkan tentu sebagai tugas pengawasan," terangnya.
Sebelumnya, Wali Kota Bontang Basri Rase akhirnya mencabut surat rekomendasi untuk PT Bunker Pribumi Kutai Timur, Kamis (19/5/2022).
Penarikan surat dukungan ini disampaikan Kepala Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah (Setda) Achmad Rizani saat dikonfirmasi Klik Kaltim.
"Iya kemarin itu sudah diminta membuat surat pencabutan atas surat rekomendasi sebelumnya," kata Achmad Rizani.
Meski begitu, Achmad enggan menjabarkan alasan penarikan surat tersebut. Karena pertimbangan berada di ranah Wali Kota Bontang Basri Rase.
"Kalau pertimbangannya apa saya kurang tahu, silahkan tanyakan langsung ke pak Wali Kota," pungkasnya.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: