88 Kamar di Rusunawa Guntung Masih Kosong, Pemkot Bakal Korting Harga Sewa
Rusunawa Guntung hingga sekarang masih sepi dihuni/DOK
KLIKKALTIM -- Sejak dibuka Januari 2021 lalu, Rumah Susun sewa (Rusunawa) di Kelurahan Guntung masih sepi peminat. Dari total 90 kamar yang tersedia, sampai sekarang baru diisi 2 kamar saja. Bangunan 4 lantai ini lowong hingga saat ini.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Bontang, Muhammad Nur mengaku, Rusunawa Guntung sepi peminat.
Dirinya berencana untuk menurunkan harga sewa di bangunan ini. Cara ini dilakukan untuk menarik penghuni.
"Nanti kami coba strategi itu untuk menarik minat orang untuk menyewa di Rusunawa," ungkapnya, Senin (28/6/2021).
Saat ini, harga Rusunawa Guntung lantai dasar sebesar Rp 400 ribu, kemudian lantai dua Rp 375 ribu, dan lantai selanjutnya dikurangi Rp 25 ribu tiap lantai.
Lebih lanjut, Muhammad Nur berasumsi bahwa Rusunawa Guntung sepi lantaran harga sewa yang ditentukan mahal dibanding dengan rumah susun di Kelurahan Api-api.
Selain itu, faktor sepinya penyewa karena lokasi Rusunawa Guntung dinilai kurang strategis.
Padahal fasilitas di dalam ruangan di sini lebih lengkap dibanding dengan Rusunawa di Kelurahan Api-api.
Menurutnya, kurangnya sosialisasi keberadaan Rusunawa Guntung juga menjadi penyebab sepi penyewa. Sehingga perlu dilakukan sosialisasi kembali.
"Kami juga akan sosialisasikan kembali keberadaan Rusunawa Guntung," jelasnya.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: