81 Hektar Hutan dan Lahan Terbakar Sia-Sia, BPBD Bontang Sebut Karhutla Menurun
Pemadaman api di kawasan Bontang Lestari/int
KLIKKALTIM.COM - Kasus Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Bontang masih sering terjadi, tercatat sebanyak 57 kasus Karhutla hanguskan 81 hektar lahan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang menyebutkan, kasus tersebut lantaran dipicu beberapa faktor, diantaranya cuaca ekstrim, serta faktor kesengajaan dan kelalaian masyarakat.
"Masyarakat kadang ada yang buang puntung rokok. Ada yang bakar sampah terus ditinggal. Ada juga yang sengaja membakar untuk membuka lahan perkebunan," ungkap Ahmad Yani, Senin (28/12/20).
Yani menyebutkan, sebanyak 57 kasus tersebut, 5 diantaranya masuk dalam wilayah Kutai Timur.
Selanjutnya, disebutkan jika dibanding kasus karhutla tahun 2019. Tahun ini jumlahnya lebih kecil.
"Kalau dibandingkan tahun lalu, masih kecil tahun 2020. Karena kita sering turun langsung kelapangan kasi tau masyarakat disana," pungkasnya.
Dari data yang di himpun BPBD Bontang, ada 65 kasus Karhutla dengan total lahan 131 hektar yang terjadi di tahun 2019.
Yani menambahkan, jika pihaknya akan terus melakukan sosialisasi ke masyarakat perkebunan untuk memberikan edukasi langsung kelapangan agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan.
"Kita selalu kasih edukasi, tentang cara membuka lahan perkebunan yang benar, agar tidak membakar lahan sembarangan," tutupnya.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: