Hari Keanekaragaman Hayati di Bontang, Wawali Najirah Ikut Tanam 2.021 Pohon Mangrove
Wawali Najirah (baju hitam) turut andil dalam aksi menanam bibit mangrove di peringatan Hari Keanekaragaman Hayati yang dipusatkan di Taman Nasional Kutai/Asriani.
KLIKKALTIM.COM - Peringatan Hari Keanekaragaman Hayati di Kota Bontang tahun ini dipusatkan di Mangrove Park, Taman Nasional Kutai, Sabtu (22/5/2021).
Sebanyak 2.021 batang mangrove ditanam di lahan seluas 2 hektar. Agenda ini turut diikuti Wakil Walikota Bontang, Najirah Adi Darma.
Najirah mengatakan, sebagai daerah pesisir Bontang sangat bergantung dari tanaman mangrove. Tanaman pesisir ini menjadi penopang utama ekosistem di sekitarnya.
"Saya mengapresiasi TNK dan stakeholder ikut ambil bagian dalam kegiatan pelestarian mangrove di Bontang,"ujar Najirah.
Menanam mangrove juga sebagai wujud nyata untuk mencegah banjir rob terjadi. "Menanam pohon itu salah satu langkah pencegahan banjir," tuturnya dalam sambutannya di aula wisata mangrove TNK, Sabtu (22/5/2021) pagi.
Ditambahkan, Kepala Balai TNK Bontang, Nur Fatria mengatakan, momen hari ini merupakan agenda rutin tahunan setiap 22 Mei.
Untuk menyelaraskan agenda tahun ini, pihaknya sengaja menggelar penanaman mangrove secara massal, 2021 pohon.
Untuk jenis mangrove terdiri dari dua, yakni mangrove jenis sonneratia ovata, mangrove jenis Rhizophora apiculatandan Rhizophora mucronata.
Patria menambahkan, total luas hutan mangrove TNK Bontang 300 hektar. Namun, untuk agenda kali ini hanya difokuskan untuk 2 hektar saja.
Jumlah pohon lebih rencananya akan ditanam di
belakang RSUD Taman Husada. "Yang kita tanam kurang lebih hanya 2 hektaran saja karena di sini (TNK) sudah penuh," ungkapnya.
Penanaman 2021 batang mangrove merupakan hasil kerja sama antara TNK dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) Bontang.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: