Turun dari KM Egon, 96 Penumpang Tujuan Bontang Disemprot Disinfektan

Kaltim -
29 Maret 2020
Turun dari KM Egon, 96 Penumpang Tujuan Bontang Disemprot Disinfektan KM Egon mengangkut 207 penumpang dari Pelabuhan Pare-Pare. Semua penumpang diperintahkan isolasi mandiri. Foto: Internet

KLIKKALTIM.com - Dinas Kesehatan Bontang memonitor 96 orang penumpang KM Egon asal Pare-Pare, Sulawesi Selatan.

Mereka diminta petugas agar mengisolasi diri selama 14 hari di rumah. Para penumpang pun diminta mengisi formulir keterangan berasal dari luar Kota Bontang.

KM Egon berlabuh di Pelabuhan Loktuan pada Sabtu, (28/3) petang. Kapal Pelni tersebut mengangkut 207 penumpang. Namun yang turun di Bontang hanya 96 orang. Selebihnya menuju Kutai Kartanegara dan Kutai Timur.

Petugas menyemprotkan cairan disinfekatan kepada seluruh penumpang saat turun kapal. Mereka pun diperiksa satu demi satu gejala klinis covid-19.

Hasilnya seluruh penumpang tak menunjukkan gejala klinis. Koordinator gugus tugas covid-19, Jamila Suyuthi mengimbau seluruh penumpang wajib mengisolasi diri selama di Bontang.

"Jangan ada sentuh apapun setelah tiba di rumah, langsung ke kamar mandi. Dan isolasi diri selama 14 hari," ujar Jamila.

Para penumpang pun diwajibkan melaporkan diri kepada petugas. Apabila selama masa karantina alami gejala klinis, seperti batuk, sesak nafas dan demam tinggi.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bontang, Kamilan mengatakan seluruh penumpang wajib mematuhi standar operasional kesehatan Covid-19.

"SOP-nya wajib dipatuhi, mereka harus dipastikam steril sebelum turun hingga keluar dari pelabuhan. Jadi disemprot 2 kali," ujarnya.

Kamilan menambahkan selain mengangkut penumpang, KM Egon juga membawa mobil muatan logistik dari Pulau Sulawesi.

Rencananya, masih ada jadwal pelayaran pada awal April nanti. KM Binaya bakal mengangkut penumpang dari Pelabuhan Loktuan menuju Pelabuhan Pare-Pare pada, Sabtu (4/4) mendarang. (*) 

TINGGALKAN KOMENTAR