07 Desember 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Anggaran Defisit, 43 Pegawai Puskesmas Sempaja Justru Bepergian Keluar Kota


Anggaran Defisit, 43 Pegawai Puskesmas Sempaja Justru Bepergian Keluar Kota
Komisi IV DPRD Kota Samarinda ketika melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke UPTD Puskesmas Sempaja, Samarinda, Jumat 19 Mei 2017 (Foto: KLIK).

KLIKKALTIM.COM - Komisi IV DPRD Kota Samarinda dibuat berang ketika melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke UPTD Puskesmas Sempaja, Samarinda, Jumat pagi 19 Mei 2017.

Hal itu dipicu setelah terungkap hampir seluruh pegawai Puskesmas serentak menghadiri kegiatan Kaji Banding di Malang, Jawa Timur.

Achmed Reza Fahlevi, yang turut dalam rombongan mengungkapkan keberangkatan 90 persen dari 45 jumlah Pegawai dan Staf yang ada di Puskesmas Sempaja, sangat melukai hati masyarakat.

Terlebih saat ini kondisi keuangan Samarinda sedang tidak stabil.

"Dalam kondisi defisit seperti ini, saya jadi bertanya tanya, Puskesmas mampu memberangkatkan 43 pegawainya studi banding," terang Reza kepada KlikSamarinda (Klik Gorup).

Selain menimbulkan pertanyaan mengenai anggaran yang digunakan oleh Kepala UPTD Puskesmas, drg. Aprilia Lailati, untuk memboyong puluhan pegawainya ke luar daerah, tingkat pelayanan masyarakat pun jadi tidak maksimal.

Apalagi hanya dijalankan oleh dokter dan petugas pengganti dari pihak luar dari Puskesmas.

"Kami tanya satu satu, ternyata penggantinya dari luar dan swasta yang tidak ada hubungannya dengan Pemerintah. Artinya tidak ada SK dan hanya ditunjuk langsung oleh pihak Puskesmas. Ini, kan illegal," beber Reza. (*)

Reporter : Sofyan    Editor : Shanika Adella



Comments

comments


Komentar: 0