15 Desember 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Pendapatan Pajak Cendrung Meningkat


Pendapatan Pajak Cendrung Meningkat
Logo DPRD Kaltim

KLIKKALTIM.com - Pendapatan kas daerah berasal dari pajak. Pendapatan daerah dari sektor pajak kendaraan menunjukkan tren meningkat dalam kurun waktu empat tahun terakhir. Sepanjangan tahun 2016 -2019 terjadi peningkatan pertumbuhan pajak daerah dan 2020 ditargetkan akan kembali mengalami peningkatan seiring dengan pertumbuhan perekonomian masyarakat.
 
Sektor pajak terus mengalami peningkatan khususnya pajak kendaraan bermotor, pajak bea balik nama, dan pajak bahan bakar. Hal ini juga berkat dukungan dari masyarakat yang taat membayar pajak kendaraan bermotor.
 
Adapun target pendapatan daerah dari sektor pajak di 2020 sebesar Rp 5 triliun lebih dengan pembagian untuk pajak kendaraan bermotor Rp 1 triliun, bea balik nama Rp 1 triliun, dan pajak bahan bakar Rp 3 triliun.
 
Pelayanan pembayaran pajak semakin dipermudah karena bisa dilakukan dimana saja seperti di PT POS, ATM dan pelayanan mobil Samsat keliling. Bahkan, bisa dilakukan melalui delivery order atau melengkapi berkas persyaratan kemudian akan diambil petugas.
 
Dikatakannya, memerlukan dukungan komisi II selaku mitra kerja dalam rangka meningkatkan sumber pendapatan daerah baik sektor kendaraan bermotor maupun dari pajak air permukaan dan pajak rokok.
 
Guna menunjang itu, pihaknya melakukan sejumlah upaya dalam rangka memberikan kemudahan pelayanan publik dengan dibarengi sosialisasi kepada masyarakat luas.
Ketua Komisi II DPRD Kaltim Veridiana Huraq Wang menuturkan pihaknya mendukung program kerja Bapenda dalam rangka melakukan peningkatan sumber pendapatan daerah.
 
“Komisi II akan terus melakukan pengawasan dan evaluasi terkait target dan realisasinya termasuk membantu Bapenda dalam menyelesaikan sejumlah tantangan yang dinilai nantinya akan menjadi kendala,” kata veridiana didampingi Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun, Baharuddin Demmu, Ali Hamdi, Nidya Listiyono, Sapto Setyo Pramono, Muhammad Syahrun, Siti Rizky Amalia, Ismail dan Safuad. Hadir pula Akhmed Reza Fahlevi, Sutomo Jabir, dan Puji Hartadi.
 
Pihaknya juga melakukan evaluasi terkait target dan realisasi dari seluruh Perusahaan Daerah dan Perseroan Terbatas Daerah (Perseroda) Kaltim di akhir 2019. Hal ini dalam rangka efesiensi anggaran daerah yang menjadi penyertaan modal dasarnya.
 
“Nanti sampai akhir tahun bagaimana kinerja dari perusda maupun perseroda dalam memberikan kontribusi bagi daerah. Kalau ada yang tidak maksimal maka sudah pasti komisi II akan memberikan rekomendasi agar dilakukan evaluasi,” tegasnya. (hms4/adv)
Reporter : Yoyok S    Editor : Liah Mulyono



Comments

comments


Komentar: 0