16 September 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Tumbangkan Arema, Borneo Masuk Papan Atas


Tumbangkan Arema, Borneo Masuk Papan Atas
Borneo FC menempel ketat Bali United di papan atas klasemen Liga 1.

KLIKKALTIM.COM - Baru memasuki pekan kedua, persaingan di klasemen Liga 1 2019 langsung seru. Borneo FC menempel Bali United yang menempati puncak klasemen setelag menekuk Arema FC 2-0 di Stadion Segiri, Samarinda, Rabu, 22 Mei 2019. 

Bali United sendiri belum tergoyahkan di puncak klasemen. Tim tersebut mengantongi 6 poin dari 2 pertandingan. Borneo FC membuntuti dengan raihan 4 angka. 

Pelatih Borneo FC, Roberto Carlos Mario Gomez mengatakan, perubahan permainan di babak kedua menjadi kunci kemenangan timnya. Para pemain menjalankan intruksi dengan baik dan berhasil membawa poin berharga. 

"Kami banyak hilang bola di babak pertama dan jika itu terjadi maka pemain akan berlari. Itu butuh kerja keras lebih ekstra," katanya, usai laga. 

Dua gol Borneo FC ke gawang Arema FC tercipta melalui bunuh diri Hamka Hamzah pada menit ke-57 dan satu gol dari Lerby Eliandry pada menit ke-87. 

"Hal itu bisa kami perbaiki di babak kedua dan  juga menorehkan 4 poin dari 2 laga. Setelah itu ada tim-tim yang meraup 3 poin dari 1 laga, dari mulai Madura United, Persib Bandung, Tira Persikabo, PSS Sleman, dan PSM Makassar,” katanya lagi. 

Sementara, Arema bernasib buruk usai mengalami 2 kekalahan beruntun di awal musim. Juara Piala Presiden 2019 ini terdampar di dasar klasemen. 

Pelatih Arema FC, Milomir Seslija menuturkan, timnya bermain sangat buruk sejak awal laga. Ini adalah kekalahan yang menyakitkan. Kalah di dua laga pertama akan merusak mental para pemainnya. Sebenarnya, kata Milo, para penggawanya tampil dengan kepercayaan diri. Namun, blunder yang dibuat Hamka Hamzah membuat keadaan berbalik.  

Gol pertama Borneo FC merupakan hasil bunuh diri yang dibuat oleh Hamka Hamzah. Kapten Arema FC tersebut berniat menghalau umpan dari sektor sayap, namun bola berbelok ke arah gawang. 

"Gol pertama membuat kami bermain untuk lebih terbuka dan itulah yang membuat banyak ruang kosong di lini belakang," ungkap Milo. 

Pelatih asal Bosnia itu juga menyayangkan Arema FC harus kebobolan dengan cara yang mudah dari Borneo FC. 

"Semua berjalan bagus, kami punya serangan balik yang bagus sekali. Tapi, tidak gol. Saat kami berusaha mencetak gol pada waktu krusial kami justru kebobolan dari gol yang situasinya tidak berbahaya sama sekali," pungkas dia. (*)

Reporter : NR Syaian    Editor : Marki



Comments

comments


Komentar: 0