18 April 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Upacara Gabungan, TNI dan Polri Tegaskan Netral


Upacara Gabungan, TNI dan Polri Tegaskan Netral
Suasana upacara gabungan TNI dan Polri di Makodim Bontang.

KLIKKALTIM.COM - Kodim 0908/Btg bersama jajarannya dan instansi terkait yaitu Den Arhanud 002/ABC Polres dan Sat Pol PP Kota Bontang melaksanakan kegiatan Upacara Gabungan pada hari Senin, 18 Maret 2019 dalam rangka Upacara Bendera Tujuh Belasan bertempat di Lapangan Makodim 0908/Btg Jl Awang Long, Bontang Baru Kecamatan Bontang Utara. Kapolres Bontang AKBP Siswanto Mukti, SIK menjadi inspektur upacara dan Lettu Arh. Syaifullah menjadi komandan upacara. Upacara diikuti sekitar 200 orang.

Dalam kegiatan upacara tersebut hadir para pejabat teras Kodim yakni Mayor Arm. Eko Sulistiyo S (Kasdim 0908/Btg), Kompol Eko Alamsyah, A.md (Wakapolres Bontang), Mayor Arh. Reindi Trinugroho (Dan Den Arhanud 002/ABC), Kapten Cpm. Indardi (Dansubpom Btg), Kapten Laut. M. Daboke (Danposal Bontang), juga perwakilan Satuan Polisi Pamong Praja Bontang. Kegiatan ini merupakan agenda rutin bulanan dalam melaksanakan upacara bersama dan dalam penyelenggaranya dilakukan secara bergantian mulai dari instansi Kodim, Rudal maupun Polres.

Kegiatan upacara gabungan TNI-Polri ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menjaga sinergitas dan soliditas TNI-Polri dalam meningkatkan kerjasama untuk keamanan, ketertiban di tengah-tengah masyarakat  Bontang. Dalam amanatnya Irup menyampaiakan beberapa penyampaian yakni meningkatkan kinerja agar lebih meningkatkan pengendalian terhadap perencanaan pelaksanaan dan pelaporan kegiatan serta pertanggungjawaban anggaran di satuan guna terwujudnya tertib administrasi dan penggunaan anggaran sesuai dengan ketentuan.

"Dalam menghadapi Pemilu 2019 agar dapat mengantisipasi kemungkinan kerawanan-kerawanan yang timbul menjelang pelaksanaan Pileg dan Pilpres  17 April 2019 yang akan datang," kata AKPB Siswanto.

Siswanto juga mengingatkan agar penggunaan media sosial terutama dalam memposting foto dan video agar menghindari politisasi pihak tertentu yang dapat berakibat negatif. Dia berharap seluruh instansi terkait dapat bersama-sama memberikan penekanan dan penyuluhan kepada anggota dan keluarga agar lebih bijak dalam penggunaan media sosial.

"Hindari dampak negatif penggunaan media sosial yakni menyebarkan berita yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," ujarnya.

Dalam kesempatan itu Kapolres Bontang juga menyampaikan beberapa penenekanan kepada para peserta upacara diantaranya meningkatkan pengendalian dan pengawasan pimpinan satuan untuk mencegah pelanggaran anggota.

"Kami mengharap TNI dan Polri bisa menjaga netralitas menjelang Pileg dan Pilpres tahun 2019. Waspada keterlibatan dukungan dari personal terhadap salah satu pasangan calon serta tingkatkan kepekaan terhadap perkembangan situasi di wilayah masing-masing. Kami mengharap jaga dan tingkatkan sinergitas soliditas serta keharmonisan antara TNI ,Polri dan Pemda dan aparat terkait lainnya serta jalin komunikasi dan silaturahmi dengan sebaik-baiknya,” kata Kapolres Siswanto. (Pendim Btg)

Reporter : Marki/Kompas.com    Editor : Marki



Comments

comments


Komentar: 0